Rasio
Fase : D
Kelas : VII C dan D
Tanggal : 12 Februari 2026
Materi : Rasio
Pertemuan : ke 1 dari 3 pertemuan
Guru Mapel : Nadia Eka Putri, S.Pd
Waktu Pembelajaran : 3 × 40 menit
Capaian Pembelajaran : Pada akhir fase D, peserta didik mampu memahami dan menerapkan konsep bilangan dan aljabar untuk menyelesaikan masalah kontekstual. Peserta didik mampu menggunakan konsep rasio perbandingan, perbandingan senilai dan perbandingan berbalik nilai serta mengkomunikasikan proses dan hasil penyelesaiannya secara logis dan sistematis.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga semuanya sehat dan semangat belajar matematika 😊
Sebelum kita mulai, jangan lupa bersyukur dan bagi yang laki-laki, semoga tadi Subuhnya berjamaah di masjid ya, yang belum solat di masjid pelan pelan belajar ya nak, yang penting jangan pernah meninggalkan solat. Hari ini kita akan masuk materi baru yaitu, Rasio. Nah rasio itu apasih? Dan tujuan apa yaa?
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
Memahami konsep rasio (perbandingan) dua besaran.
Menyederhanakan rasio ke bentuk paling sederhana.
Membedakan perbandingan senilai dan berbalik nilai.
Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan rasio.
Menjelaskan alasan atau strategi penyelesaian secara logis.
"Jika dalam satu gelas sirup diperlukan 2 sendok sirup dan 4 sendok air, bagaimana jika kita ingin membuat sirup untuk 2 gelas? Apakah rasanya akan sama? Mengapa?"
A. Materi Pembelajaran
1. Pengertian Rasio (Perbandingan)
Rasio adalah cara membandingkan dua besaran atau lebih yang memiliki satuan sama.
Bentuk umum rasio:
a : b atau a/b
Contoh:
Dalam sebuah kelas terdapat 12 siswa perempuan dan 18 siswa laki-laki.
Rasio perempuan : laki-laki = 12 : 18
2. Menyederhanakan Rasio
Rasio dapat disederhanakan dengan membagi kedua bilangan menggunakan FPB (Faktor Persekutuan Terbesar).
Contoh:
12 : 18
FPB dari 12 dan 18 adalah 6.
12 ÷ 6 : 18 ÷ 6 = 2 : 3
Jadi, bentuk paling sederhana adalah 2 : 3.
3. Perbandingan Senilai
Perbandingan senilai terjadi jika salah satu besaran bertambah, maka besaran lainnya juga bertambah dengan perbandingan tetap.
Contoh dalam kehidupan:
Semakin banyak buku yang dibeli, semakin besar harga yang harus dibayar.
| Jumlah Buku | Harga |
|---|---|
| 2 | Rp10.000 |
| 4 | Rp20.000 |
Cara menyelesaikan:
Gunakan perkalian silang.
2/10.000 = 6/x
2x = 60.000
x = 30.000
Jadi harga 6 buku adalah Rp30.000.
4. Perbandingan Berbalik Nilai
Perbandingan berbalik nilai terjadi jika satu besaran bertambah, maka besaran lainnya justru berkurang.
Contoh:
Semakin banyak pekerja, waktu yang dibutuhkan semakin singkat.
| Pekerja | Waktu |
|---|---|
| 4 | 12 hari |
| 6 | x |
Gunakan rumus:
pekerja₁ × waktu₁ = pekerja₂ × waktu₂
4 × 12 = 6 × x
48 = 6x
x = 8
Jadi pekerjaan selesai dalam 8 hari.
B. Contoh Soal
Contoh 1
Rasio umur Andi dan Budi adalah 3 : 5. Jika umur Andi 12 tahun, berapa umur Budi?
Penyelesaian:
3 → 12 berarti dikali 4
5 × 4 = 20
Jawaban: Umur Budi adalah 20 tahun.
Contoh 2
Untuk membuat cat warna tertentu diperlukan campuran merah dan putih dengan rasio 2 : 3. Jika digunakan 10 liter cat merah, berapa liter cat putih yang diperlukan?
2 : 3 = 10 : x
2x = 30
x = 15
Jawaban: Diperlukan 15 liter cat putih.
Contoh 3 (Berbalik Nilai)
Sebuah pekerjaan dapat diselesaikan oleh 5 orang dalam 10 hari. Jika pekerjanya menjadi 10 orang, berapa hari waktu yang dibutuhkan?
5 × 10 = 10 × x
50 = 10x
x = 5
Jawaban: Waktu yang dibutuhkan adalah 5 hari.
D. Latihan Soal
Pilihan Ganda
Rasio 8 : 12 dalam bentuk paling sederhana adalah…
a. 4 : 6
b. 2 : 3
c. 6 : 9
d. 3 : 4Jika rasio kelereng Rina dan Sinta adalah 4 : 7 dan Rina memiliki 16 kelereng, maka jumlah kelereng Sinta adalah…
Harga 3 pensil adalah Rp6.000. Berapa harga 9 pensil jika perbandingannya senilai?
Sebuah mobil menempuh jarak 120 km dalam 3 jam. Jika kecepatannya tetap, berapa jarak yang ditempuh dalam 5 jam?
Essay
Sederhanakan rasio 15 : 25.
Rasio panjang dan lebar sebuah taman adalah 6 : 4. Jika panjangnya 18 m, berapa lebarnya?
8 pekerja dapat menyelesaikan pekerjaan dalam 6 hari. Jika hanya ada 4 pekerja, berapa hari yang diperlukan?
Jelaskan perbedaan perbandingan senilai dan berbalik nilai dengan contoh!
E. Kesimpulan
Rasio adalah perbandingan antara dua besaran.
Rasio dapat disederhanakan menggunakan FPB.
Perbandingan senilai: satu naik → yang lain ikut naik.
Perbandingan berbalik nilai: satu naik → yang lain turun.
Konsep rasio banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti memasak, berbelanja, dan mengatur waktu.
F. Referensi
Kemendikbud. Matematika SMP/MTs Kelas VII – Kurikulum Merdeka.
Buku Matematika Kelas VII terbitan Erlangga.
NCTM (National Council of Teachers of Mathematics) – Principles and Standards for School Mathematics.
Sumber kontekstual kehidupan sehari-hari
Komentar
Posting Komentar