Persamaan Garis Lurus ( Kedudukan 2 garis)

 IDENTITAS

 Mata Pelajaran : Matematika 

 FASE : D 

 Kelas : VIII A

 Tanggal : 19 Novemver 2025

 Materi : Kedudukan 2 garis

 Pertemuan : Ke 4 dari 5 pertemuan 

 Guru Mapel : Nadia Eka Putri, S. Pd 

 Waktu Pembelajaran : 3 x 40 menit 

 Capaian Pembelajaran : Peserta didik dapat membaca menulis, dan menyatakan suatu situasi kedalam bentuk aljabar. 

 Tujuan : Setelah mengikuti kegiatan pembelajran menggunakan model pembelajaran descovery learning, dengan metode literasi , eksperimen dan praktikum dengan menumbuhkan sikap 

 1. Beriman dan bertakwa kepada tuhan YME 

 2. Bergotong Royong 

 3. Kreatif 

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga semuanya sehat dan semangat belajar matematika 😊
Sebelum kita mulai, jangan lupa bersyukur dan bagi yang laki-laki, semoga tadi Subuhnya berjamaah di masjid ya, yang belum solat di masjid pelan pelan belajar ya nak, yang penting jangan pernah meninggalkan solat. 

Hari ini kita materi baru ya nak, yaitu Persamaan Garis lurus. Tujuan kita belajar materi ini adalah agar anak anak ibu diharapkan mampu:

  1. Menentukan persamaan garis melalui satu titik.

  2. Menentukan persamaan garis melalui dua titik.

  3. Menentukan persamaan garis melalui satu titik dan sejajar garis lain.

  4. Menentukan persamaan garis melalui satu titik dan tegak lurus garis lain.

Untuk memahami kedudukan dua garis, coba pikirkan dua jalan lurus.
Ada jalan yang bertemu di suatu titik, ada yang tidak pernah bertemu, dan ada jalan yang tegak lurus membentuk sudut 90°.
Hal yang sama terjadi pada dua garis dalam koordinat kartesius.

Ayo kita pelajari bagaimana cara membedakan kedudukan dua garis menggunakan gradien (kemiringan).


B. Materi Pembelajaran

1. Pengertian Kedudukan Dua Garis

Dua garis pada bidang koordinat dapat memiliki tiga kedudukan:

  1. Sejajar → Tidak pernah berpotongan

  2. Berpotongan → Memiliki satu titik potong

  3. Tegak Lurus → Berpotongan dan membentuk sudut 90°

Untuk mengetahuinya, kita menggunakan gradien (m) dari masing-masing garis.


2. Gradien Garis

Bentuk umum persamaan garis adalah:

y = mx + c

dengan:

  • m = gradien

  • c = titik potong sumbu-y

Jika bentuknya tidak seperti itu, ubah dulu ke bentuk y = mx + c.


3. Kedudukan Dua Garis Berdasarkan Gradien

a. Dua Garis Sejajar

Syarat:
m₁ = m₂
c₁ ≠ c₂

Contoh:
Garis g₁ : y = 2x + 1
Garis g₂ : y = 2x – 5
→ keduanya sejajar karena gradien sama-sama 2.


b. Dua Garis Berpotongan

Syarat:
m₁ ≠ m₂

Contoh:
Garis g₁ : y = 3x + 1
Garis g₂ : y = –2x + 4
→ garis berpotongan karena gradien berbeda.


c. Dua Garis Tegak Lurus

Syarat:
m₁ × m₂ = –1
(gradien saling berlawanan dan kebalikannya)

Contoh:
Garis g₁ : y = ½x + 2
Garis g₂ : y = –2x + 4
→ ½ × –2 = –1 → tegak lurus.


4. Tabel Ringkas Kedudukan Dua Garis

Kedudukan Syarat Gradien
Sejajar m₁ = m₂
Berpotongan m₁ ≠ m₂
Tegak Lurus m₁ × m₂ = –1

C. Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh 1

Tentukan kedudukan garis:
g₁: y = 3x + 4
g₂: y = 3x – 7

Pembahasan:
m₁ = 3 dan m₂ = 3
Karena gradien sama tetapi c berbeda → sejajar


Contoh 2

Tentukan kedudukan garis:
g₁: y = –2x + 5
g₂: y = 4x – 3

Pembahasan:
m₁ = –2 dan m₂ = 4
Gradien berbeda → berpotongan


Contoh 3

Tentukan kedudukan garis:
g₁: y = 5x + 2
g₂: y = –1/5 x + 8

Pembahasan:
5 × (–1/5) = –1 → tegak lurus


D. Latihan Soal

  1. Tentukan kedudukan dua garis berikut:
    a. y = 4x – 2 dan y = 4x + 7
    b. y = –3x + 1 dan y = 2x – 5
    c. y = ⅓x + 2 dan y = –3x – 4

  2. Diketahui garis g₁ memiliki gradien m₁ = –2.
    Tentukan gradien garis g₂ agar tegak lurus dengan g₁.

  3. Diketahui g₁ sejajar dengan g₂.
    Jika g₁: y = 7x – 5, tentukan persamaan g₂ yang sejajar dan melalui titik (2, 3).


E. Kesimpulan

  • Kedudukan dua garis ditentukan oleh gradiennya.

  • Jika m₁ = m₂, garis sejajar.

  • Jika m₁ ≠ m₂, garis berpotongan.

  • Jika m₁ × m₂ = –1, garis tegak lurus.

  • Menentukan kedudukan garis membantu memahami konsep perpotongan, sejajar, dan hubungan sudut dalam matematika geometri.


F. Referensi

  1. Kemendikbud. Buku Siswa Matematika SMP Kelas VIII Kurikulum Merdeka.

  2. Matematika SMP Kelas VIII, Erlangga.

  3. Purcell, Calculus and Analytic Geometry (concept of slope).

Komentar

Postingan Populer